1 Jenis yang pertama adalah yang mungkin diketahui banyak orang yaitu segmentasi demografis atau menjawab pertanyaan ‘siapa?’. Usia/ Credit: Freepik via www.freepik.com. Ketika menyebutkan segmentasi pasar mungkin kamu akan langsung membuat ciri-ciri dari daftar berikut ini: Advertisement. Usia. Gender. Pendapatan.

Jakarta - Iklan adalah pesan yang diarahkan atau ditujukan untuk memengaruhi seseorang membeli sebuah produk. Pesan tersebut disampaikan melalui media dan ditujukan kepada adalah fungsi, tujuan, dan jenis iklan yang dikutip dari buku berjudul Buku Ajar Pengantar Periklanan oleh Dr. Finnah Fourqoniah, M. Si. dan Muhammad Fikry Aransyah, MBA, BBA1. Fungsi IklanFungsi iklan memberikan fungsi komunikasi yang mencakupa. Memberi Informasi, bertujuan untuk membuat konsumen sadar akan merek suatu produk dan membantu membangun citra yang positif dari merek Mempersuasi, iklan yang efektif memiliki bertujuan untuk meyakinkan pelanggan agar mau mencoba produk yang Mengingatkan, hal ini dilakukan agar merek suatu produk tersebut terus diingat oleh Memberikan Nilai TambahMemberikan nilai tambah bagi merek dengan mempengaruhi pandangan konsumen. Iklan yang efektif dapat memengaruhi konsumen untuk melihat produk tersebut menjadi lebih elegan, modis, bergengsi, dan lebih unggul dari produk MendampingiMaksud dari fungsi mendampingi adalah iklan dapat digunakan sebagai alat komunikasi untuk memulai kegiatan Tujuan Iklana. Tujuan iklan adalah memperkenalkan suatu produk agar konsumen terpengaruh untuk membeli produk Menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen akan suatu Membangun kesadaran akan suatu Membangun hubungan pelanggan dengan menyampaikan nilai Jenis-jenis IklanIklan dibagi menjadi dua bagian yaitu secara umum dan Iklan secara umum- Iklan tanggung jawab sosial, yaitu iklan yang dirancang untuk menyebarkan informasi dan memiliki sifat untuk mendidik agar masyarakat memiliki tanggung jawab atas suatu masalah Iklan bantahan, yaitu iklan yang disampaikan melalui media dan bertujuan untuk membantah/ menyangkal suatu tuduhan yang tidak benar. Iklan ini bertujuan untuk memperbaiki citra produk Iklan pembelaan, merupakan kebalikan dari iklan bantahan. Iklan ini bertujuan untuk mendapatkan simpati perbaikan, iklan yang digunakan untuk memperbaiki pesan-pesan yang salah dan sudah terlanjur disebarluaskan melalui keluarga, iklan yang berisikan pesan-pesan tentang seputar Iklan secara khusus-Iklan cetak, yaitu iklan yang dipasang dan dibuat menggunakan teknologi cetak. Contohnya yaitu surat kabar, baliho, poster, spanduk, dan lain baris, adalah iklan yang terdiri beberapa baris kata atau kalimat saja. Iklan ini biasa ditemukan di koran. -Iklan kolom, iklan ini memiliki lebar satu kolom namun lebih tinggi dibandingkan iklan baris. Contoh dari iklan ini adalah iklan kolom adalah display, merupakan iklan yang lebih luas dari iklan iklan kolom dalam menampilkan sesuatu. Contoh iklan display yaitu iklan radio dan iklan pengertian, tujuan, fungsi, dan jenis iklan seperti yang dipaparkan di atas ya detikers. Jangan sampai salah memahaminya. nwy/nwy

Apasaja jenis musik tersebut? Berikut ulasannya : 1. Pop Musik Populer atau biasa disebut musik Pop adalah sebuah genre musik yang ada sejak tahun 1950-an. Sebagai genre musik, pop sangat eklektik, sering meminjam elemen dari gaya-gaya musik lain termasuk urban, dance, rock, latin dan country.
Kamu pasti sering banget kan melihat iklan di koran, majalah, atau bahkan di media sosial? Nah, di artikel Bahasa Indonesia kelas 8 kali ini, kita akan belajar tentang iklan nih, guys! Mulai dari pengertian, struktur, kaidah kebahasaan, hingga contohnya, dibahas lengkap! Yuk, baca penjelasannya sampai selesai! — Pernah nggak, kamu dapat tugas untuk membuat iklan dari guru di sekolah? “Wah, pas banget! Ini aku lagi ada tugas itu nih, sekarang!” Wihh, udah kaya cenayang nggak tuh, bisa pas gitu timing-nya! Hehehe.. Nah, buat yang lagi dapet tugas membuat iklan, biasanya nyari referensinya dari mana, nih? Dari televisi, koran, majalah, atau dari internet dan media sosial? “Dari semuanya dong, biar makin banyak inspirasi.” Mantaapp! Eits, tapi, selain banyak melakukan riset, sebelum membuat iklan, kamu juga harus tahu terlebih dahulu seperti apa sih, struktur dan kaidah kebahasaan dari iklan itu. Supaya nanti, iklan yang kamu buat bisa dipahami oleh orang yang melihat. Nah, sekarang coba kita bahas bersama yuk, tentang iklan! Mulai dari pengertian dulu, ya! Pengertian Iklan Iklan merupakan sebuah informasi yang mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak mengenai suatu barang atau jasa. Biasanya, iklan disampaikan melalui media massa seperti televisi, radio, surat kabar, dan internet. Nah, sebelum iklan ditayangkan atau dipublikasikan, kita harus membuat teks tertulisnya terlebih dahulu nih, yang berguna sebagai naskah panduan. Naskah panduan ini harus dibuat sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan iklan supaya iklan yang dihasilkan bisa dipahami oleh khalayak. Baca Juga Pengertian, Unsur, dan Kaidah Kebahasaan Teks Iklan Ciri-Ciri Iklan Iklan tentu berbeda dengan jenis publikasi lainnya. Ciri iklan paling umum, yaitu bersifat informatif dan mampu menjelaskan produk atau jasa secara efektif. Selain itu, iklan juga memiliki ciri-ciri lain seperti berikut Menggunakan bahasa yang singkat namun tetap efektif agar pesan yang disampaikan tepat sasaran. Menggunakan diksi yang bersifat sugesti dan mengajak karena tujuan dari iklan adalah untuk mempengaruhi konsumen. Memiliki target pasar yang jelas agar distribusi produk lebih efektif. Dikemas secara menarik agar mendapatkan perhatian pembaca atau konsumen. Penyampaian informasi secara padat, jelas, dan tidak menyinggung pihak lain. Jenis-Jenis Iklan Jenis iklan ternyata ada banyak, lho! Berdasarkan isinya, iklan dibagi menjadi beberapa jenis, seperti iklan pengumuman atau pemberitahuan, iklan niaga atau penawaran, iklan layanan masyarakat, dan iklan permintaan. Nah, untuk memahaminya lebih lanjut, yuk simak penjelasan berikut 1. Iklan Pengumuman atau Pemberitahuan Dalam buku Manajemen Penerbitan Public Relation 2021 yang dilansir melalui tujuan dari iklan pengumuman atau pemberitahuan adalah menyampaikan informasi pada masyarakat tentang sesuatu hal. Misalnya, iklan tentang suatu acara atau lomba. 2. Iklan Niaga atau Penawaran Jenis iklan niaga atau penawaran bertujuan untuk memperkenalkan, menawarkan, dan mempromosikan suatu produk atau jasa kepada konsumen. Iklan niaga sering kita temukan di televisi, radio, koran, media sosial, dan masih banyak lagi. Misalnya, iklan promo diskon Dafa & Lulu Live Premium yang terdapat pada cover artikel di atas hihihi… 3. Iklan Layanan Masyarakat Iklan layanan masyarakat bertujuan untuk mengajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu sosial yang sedang terjadi. Jenis iklan ini bersifat tidak komersial dan dibuat oleh lembaga atau organisasi tertentu. Misalnya, iklan tentang imbauan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan helm saat berkendara sepeda motor. 4. Iklan Permintaan Umumnya, iklan permintaan dibuat atas permintaan pribadi, instansi, atau lembaga tertentu yang ingin informasinya diketahui oleh khalayak, seperti iklan lowongan kerja. Baca Juga Bagaimana Cara Membedakan Fakta dan Opini dalam Teks Iklan? Apabila dilihat berdasarkan media yang digunakan, iklan dibagi menjadi dua jenis, yaitu 5. Iklan Media Cetak Seperti namanya, iklan media cetak menggunakan media cetak sebagai media publikasinya. Jenis iklan ini biasanya dimuat di koran, majalah, selebaran, brosur, dan media cetak lainnya. 6. Iklan Media Elektronik Jenis iklan ini menggunakan media elektronik sebagai media publikasinya. Misalnya iklan yang disampaikan melalui radio yang berfokus pada audio, televisi dan media sosial yang berfokus pada audio visual. Sementara itu, apabila dilihat dari tujuannya, iklan dibagi menjadi dua jenis juga, yaitu 7. Iklan Komersial Iklan komersial dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan suatu produk atau jasa, sehingga penyedia produk atau jasa mendapatkan keuntungan ekonomi yang besar. 8. Iklan Non Komersial Kebalikan dari iklan komersial, iklan non komersial tidak bertujuan untuk mendapatkan profil ekonomi. Iklan jenis ini fokus memberikan informasi tentang suatu hal. Selain itu, juga dapat berisi ajakan kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu, seperti iklan keluarga berencana, imbauan untuk menanam pohon, dan lain sebagainya. Struktur Iklan Apa saja sih struktur iklan itu? Coba perhatikan infografik berikut, ya! Baca Juga Apa Saja Ya Ciri-Ciri Teks Iklan Itu? Jadi, dalam iklan, kita harus mencantumkan judul, nama produk, dan penjelasan atau deskripsi tentang produk yang diiklankan. Jangan sampai ada yang terlewat, ya! Kalau nggak, nanti iklan yang kamu buat kurang lengkap dan nggak bisa dipahami dengan baik oleh khalayak. Kaidah Kebahasaan Iklan Terdapat 5 hal yang perlu diperhatikan dalam kaidah kebahasaan iklan, antara lain sebagai berikut 1. Persuasif Kata-kata yang terdapat dalam teks iklan harus persuasif bersifat mengajak agar konsumen yakin dan percaya terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. 2. Imperatif Iklan biasanya menggunakan kalimat imperatif. Imperatif adalah bersifat memerintah atau memberi komando. Dalam hal ini, maksudnya seperti kalimat permintaan, ajakan, dorongan atau larangan. Biasanya ditandai dengan kata-kata seperti ikutilah, hadirilah, wujudkan, nyatakan, nikmati, sebaiknya, marilah, ayo dan janganlah. 3. Berima Biasanya kata-kata yang terdapat dalam sebuah iklan memiliki rima atau pengulangan nada yang sama, agar iklan tersebut menarik dan berkesan bagi konsumen. 4. Berkesan Positif Produk atau jasa yang ditawarkan tentunya akan memiliki pesaing. Untuk itu, dalam sebuah iklan, sebaiknya tidak menggunakan kata-kata yang menghina atau menjelek-jelekkan produk atau jasa lain. Lebih baik, bersaing secara sehat dengan membuktikan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan tersebut memang lebih baik daripada yang lain. 5. Ringkas Iklan yang menarik adalah iklan yang tidak bertele-tele, tetapi langsung menyampaikan maksud dan tujuannya. Iklan yang ringkas juga berfungsi untuk memberikan kesan yang kuat kepada konsumen, sehingga iklan tersebut bisa lebih mudah diingat. 6. Fakta Iklan harus mengandung fakta. Misalnya seperti alamat perusahaan yang benar-benar ada, atau produk yang benar-benar ada. Biasanya, fakta ini berupa pernyataan yang bisa dibuktikan kebenarannya dan bukan berupa opini atau pendapat seseorang. Sekarang, kita bahas contoh iklan, yuk! Contoh Iklan Coba kamu perhatikan contoh iklan Ruangguru pada gambar berikut! Sekarang, kita coba bedah contoh iklan ini berdasarkan strukturnya, ya! Judul Judul biasanya mempunyai tulisan yang lebih besar atau paling menonjol sehingga dapat langsung terlihat. Judul pada iklan di atas adalah “Bisa belajar seru bareng petualangan Dafa Lulu di DAFA & LULU LIVE PREMIUM Khusus SD Kelas 1-2”. Nah, dari judulnya kita bisa tahu nih, bahwa iklan tersebut sedang membahas tentang salah satu produk Ruangguru yaitu Dafa & Lulu Live Premium yang bisa bikin belajar kita makin seru. Nama Produk Pada iklan tersebut, produk yang diiklankan adalah fitur Dafa & Lulu Live Premium milik aplikasi Ruangguru. Nama produk ini bisa kita lihat pada judul dan bisa kita lihat juga dari layar smartphone yang sedang membuka tampilan aplikasi Ruangguru. Deskripsi Produk Deskripsi produk yang dicantumkan pada iklan tersebut, yaitu “Diskon spesial sampai dengan 55% Rp Baca Juga Contoh-Contoh Teks Berita Singkat dalam Berbagai Tema Nah, sudah paham kan, tentang iklan? Sekarang saatnya kamu mengerjakan tugas membuat iklan dari gurumu, nih! Jangan lupa gunakan struktur dan kaidah kebahasaan yang sesuai agar iklan yang kamu buat bisa dipahami dengan mudah oleh khalayak. Semangaaattt! Kalau kamu mau belajar materi lainnya, langsung aja meluncur ke ruangbelajar! Kamu bisa menonton ribuan video belajar beranimasi tanpa kuota dan mengerjakan latihan soal yang bisa membuat belajarmu jadi lebih seru! Referensi Kosasih, E. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Kurniasih, Wida. 2022. 8 Tujuan Iklan, Ciri-ciri dan Pengertiannya Menurut Para Ahli. diakses dari pada 2 September 2022 Artikel ini telah diperbarui pada 2 September 2022 Kombinasitersebut lazim disebut sebagai marketing mix (bauran pemasaran). Marketing mix (bauran pemasaran) ini merupakan salah satu konsep utama dalam pemasaran modern. adalah system pemasaran interaktif yang menggunakn satu atau lebih media iklan untuk menghasilkan tanggapan dan atau transaksi yang dapat diukur pada suatu lokasi penjualan
Jakarta - Ada banyak contoh iklan yang saking populernya sampai dijadikan meme atau bagian dari percakapan pergaulan oleh pengguna sosial dalam Kemendikbud, ikan adalah teks yang berisi dorongan, membujuk khalayak agar tertarik pada jasa dan barang yang ditawarkan. Unsur-unsur yang ditampilkan dalam iklan adalah gambar, gerak dan suara kata-kata.Sedangkan menurut KBBI, pengertian iklan ada dua. Pertama, iklan adalah berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik dengan barang dan jasa yang mengiklankan adalah memperkenalkan sesuatu kepada umum melalui iklan. Biasanya, iklan seperti itu adalah iklan yang mudah diingat dan punya ikatan emosional dengan berbagai jenis lapisan mengetahui lebih banyak tentang iklan, kamu perlu mengenalnya mulai dari macam-macam iklan, media yang digunakan, contoh iklan, hingga profesi yang terkait dengan periklanan. Yuk, kita simak!Macam-macam iklanBersumber dari buku 'Bagaimana Biro Iklan Memproduksi Iklan' karangan Agus S. Madjadikara, jenis iklan ada dua, yaitu1. Iklan komersial dan komersial adalah iklan yang tujuannya untuk memasarkan suatu produk ataupun nonkomersial adalah jenis iklan yang tujuannya menjual gagasan demi kepentingan melayani masyarakat. Iklan jenis ini juga biasa disebut dengan iklan layanan Iklan korporatIklan korporat adalah iklan yang tujuannya untuk membangun citra positif dari produk atau jasa yang ditawarkan suatu dunia digital menjadi tempat tinggal kedua, media digital juga telah lama menjadi salah satu wadah utama ada dua macam media iklan, yaitu media tradisional dan media digital. Berikut juga macam-macam turunan dari media tradisional dan media digital1. Media tradisional- Media di luar ruang poster, banner, dapat dibaca sambil lalu dan punya visual yang langsung dapat menarik perhatian. Iklan di media luar ruang biasanya hanya mengandung 5-6 kata untuk media luar haruslah langsung dapat ditangkap maksudnya. Contoh iklan seperti ini adalah, "Makan sepuasanya cuma 50 ribu."- Media cetak koran, brosur, majalah, advertorial, katalog, dan iklan media cetak ini, panjang pendeknya bervariasi, bergantung pada seberapa besar ukuran yang iklan di suatu majalah bisa saja hanya berupa tulisan singkat dengan ukuran gambar yang tak terlalu besar atau bahkan satu halaman penuh Media siaran radio dan iklan di media siaran, biasanya iklan yang disajikan menonjolkan unsur suara dengan kata-kata yang langsung menarik perhatian atau berupa cerita storytelling.Contoh iklan media siaran bisa kamu dengarkan di televisi, radio, atau iklan yang biasa kamu dengar di aplikasi mendengarkan Media digitalIklan di media digital ini punya banyak sekali jenisnya, mulai dari website banner, web-advertorial, media sosial, video digital, e-mail marketing/newsletter, hingga push kata yang digunakan juga berbeda-beda. Untuk push notification yang biasanya muncul di bagian notifikasi layar ponsel, tentu panjang katanya jauh lebih singkat dari e-mail marketing dan yang terkait periklananDalam sebuah agensi digital atau biro iklan, biasanya ada beberapa profesi yang saling bekerja sama di dalamnya. Berikut profesi-profesi tersebut1. CopywriterMungkin detikers sudah tau, copywriter adalah sosok di balik kata-kata asyik yang biasa kalian lihat dalam copywriter tak cuma membutuhkan kemampuan berbahasa, tapi juga sensitifitas untuk dapat menarik perhatian audiens secara psikologis dan membuat orang tertarik dengan yang ia Desainer grafisDesainer grafis bekerja sama dengan copywriter untuk membuat iklan yang secara visual menarik ini tak kalah penting karena orang cenderung memperhatikan sisi visual sebuah VideograferSekarang ini, iklan berupa video juga jamak digunakan oleh perusahaan manapun. Karena itulah, videografer tak kalah pentingnya dengan desainer Digital strategistProfesi digital strategist kini adalah salah satu profesi yang kondang di bidang digital marketing. Seorang digital strategist perlu menganalisa performa konten, iklan yang dipasang, hingga strategi iklanContoh iklan ini bisa jadi panduan kamu untuk berkreasi menarik perhatian masyarakat. Dengan media YouTube, iklan berjudul 'Menjaga Kebugaran dan Imun Tubuh Saat Cuaca Tidak menentu' ini berisi ajakan untuk menjaga kesehatan dan mencegah virus corona dengan menggunakan gambar bergerak dan dia macam-macam iklan, contoh iklan, media yang digunakan, beserta profesi yang berkaitan dengan periklanan. Semoga membantu, detikers! Simak Video "S3 Marketing Makin Ampuh dan Powerful di Era Digital" [GambasVideo 20detik] lus/lus
Perhatikangambar tersebut, termasuk jenis iklan? penawaran kegiatan penawaran barang penawaran jasa baris Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah: B. penawaran barang. Menurut saya jawaban D. baris adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Istilah iklan barangkali sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Iklan sering muncul di berbagai media, baik televisi, radio, surat kabar, majalah, media online, hingga baliho di sepanjang jalan yang Anda lalui. Pengertian Iklan Iklan adalah pesan yang disampaikan ke publik dengan tujuan memengaruhi keputusan khalayak, bisa untuk mengajak membeli suatu produk atau menggunakan jasa tertentu. Sementara itu, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, iklan adalah berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Pengertian Iklan Menurut Ahli Meneruskan Deepublish, berikut pengertian iklan menurut beberapa ahli Supriyanto Menurut Supriyanto, iklan adalah upaya promosi barang, ide, perusahaan, atau jasa yang perlu dibayarkan oleh sponsor. Kotler dan Amstrong Iklan merupakan bauran promosi yang memberikan pesan produk kepada masyarakat melalui media, baik media cetak ataupun online. Kotler dan Amstrong juga membedakan antara iklan dan periklanan. Apa yang dimaksud dengan periklanan adalah segala biaya yang mesti dikeluarkan sponsor untuk melakukan presentasi dan promosi nonpribadi dalam bentuk barang ataupun jasa. Sutisna Menurut Sutisna, iklan adalah upaya mengarahkan seseorang atau sekelompok orang sependapat dengan tujuan tertentu dengan menggunakan media. Shapiro dan Krishnan Menurut kedua ahli ini, penting untuk melibatkan kreativitas dalam pembuatan iklan. Hal tersebut dapat memengaruhi secara positif terhadap efektivitas iklan dan merek iklan. Dari penjelasan di atas, dapat dijabarkan bahwa iklan memiliki fungsi sebagai berikut Membujuk audiens untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa. Memberikan informasi terkait produk atau jasa. Membuat publik mengingat produk atau jasa yang diiklankan. Memengaruhi pandangan konsumen atau membangun kesadaran merek. Jenis Iklan Iklan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu iklan komersial dan iklan non-komersial. 1. Iklan Komersial Iklan jenis ini bertujuan mempromosikan dengan maksud orang mau membeli atau menggunakan jasa yang diiklankan. 2. Iklan Non-Komersial Iklan ini ditujukan kepada khalayak untuk memberikan informasi, edukasi, imbauan, dan sosialisasi program. Sementara itu, berdasarkan medianya, iklan dibagi menjadi iklan cetak dan iklan elektronik. 1. Iklan Media Cetak Iklan ini dibuat dengan cara dicetak. Iklan jenis ini kerap ditemui di koran, majalah, poster, baliho, stiker, dan sebagainya. 2. Iklan Media Elektronik Iklan ini memanfaatkan media elektronik dalam promosinya, seperti televisi, radio, atau media sosial. Selain itu, iklan dapat berbentuk iklan cetak, iklan baris, iklan kolom, dan iklan display. Iklan Cetak Iklan ini dipasang dan dibuat dengan teknologi cetak, seperti baliho, spanduk, surat kabar, dan sebagainya. Iklan Baris Iklan ini biasa ditemukan di koran dengan hanya membuat beberapa kata atau kalimat saja. Iklan Kolom Iklan kolom memiliki lebar satu kolom dan cenderung lebih tinggi dari iklan baris, seperti advertorial. Iklan Display Iklan ini biasanya menampilkan promosi secara lebih luas dari iklan baris, seperti iklan di radio dan televisi. Pemilihan Media dalam Iklan Memilih media atau perencanaan media adalah serangkaian kegiatan dalam menyampaiakan pesan komunikasi/ promosi kepada calon pembeli atau konsumen. Media dalam proses komunikasi adalah alat di mana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan. Media dalam strategi komunikasi adalah salah satu unsur pokok yang menunjang keberhasilan komunikasi. Menentukan media yang hendak digunakan adalah salah satu strategi yang wajib dilakukan untuk dapat mengidentifikasi media apa yang paling efektif dan efisien untuk digunakan. Pentingnya pemilihan dan perencanaan media komunikasi di antaranya adalah sebagai berikut Banyaknya media yang dapat digunakan sebagai media komunikasi. Setiap media memiliki sifat dan karakteristik media . Fragmentasi khalayak media yang terus terjadi. Adanya konsekuensi biaya komunikasi yang harus dibayarkan . Adanya perbedaan karakteristik audiens. Strategi komunikasi sebagai bagian dari perencanaan untuk memilih media akan melihat media sebagai alat untuk menyampaikan pesan . Dalam kaidah ini pendekatan komunikasi pemasaran dan periklanan akan memudahkan seseorang untuk melakukan klasifikasi media berdasar kebutuhan penyampaian pesan penjualan ataupun program komunikasi. Berikut adalah pembagian media dalam strategi komunikasi Above the Line ATL ATL atau media lini atas adalah media utama yang digunakan untuk menyampaiakn pesan atau promosi. Media ini disebut utama karena berorientasi pada media massa yang sifatnya masif. Media ini meliputi Iklan media cetak majalah, koran dan tabloid, radio commercial atau iklan radio, Iklan televisi, media luar ruang billboard dan ultravision, iklan bioskop dan internet. Below the Line BTL Media below the line atau biasa disebut dengan media lini bawah adalah media pendukung dalam menyampaikan pesan dari sebuah program komunikasi maupun iklan atau pemasaran produk dan jasa. Media ini sifatnya lebih personal dan tidak semasif media ATL. Media lini bawah biasanya dipakai untuk mendukung komunikasi pada media lini atas. Media BTL bisa berupa kalender, brosur, stiker, leaflet, spanduk, kaos, pin, poster, katalog, banner, booklet, umbul-umbul, dan sebagainya. Penggunaan media lini atas dan media lini bawah biasanya digunakan secara bersamaan. Artinya bahwa komunikasi pada media lini atas dan media lini bawah saling mendukung dan dapat saling menguatkan pesan yang disampaikan. Karakteristik Media dalam Iklan Media/Karakteristik ATL BTL Sifat Media utama yang digunakan untuk komunikasi. Media penunjang dalam komunikasi. Jangkauan Menjangkau target secara menyeluruh. Menjangkau target secara parsial atau spesifik. Bentuk Media cetak, media elektronik, media interaktif. Media cetak. Biaya Biaya mahal. Biaya terjangkau. Frekuensi Saluran dan media terbatas. Ada upaya persaingan. Frekuensi tersedia banyak. Kesimpulannya, iklan adalah media yang digunakan untuk mempromosikan suatu produk, jasa, ataupun himbauan kepada masyarakat banyak. Merekamelihatnya melalui iklan yang ada dalam sebuah majalah. Lani memperlihatkan iklan mesin cuci kepada pelayan toko. Apakah kamu tahu iklan itu? Pembelajaan 1. Gambar di atas merupakan iklan media cetak yang menawarkan produk mesin cuci dengan merk “Resik”. Iklan tersebut berisi penjelasan tentang produk dan kelebihan . 182 206 167 74 93 382 55 254

a termasuk jenis apakah iklan tersebut